Kamis, 13 Agustus 2020

CARA MEMBUAT BUKU ADMINISTRASI KELOMPOK




Buku administrasi kelompok adalah buku pencatatan segala sesuatu yang ada kaitannya dengan keadaan dan perkembangan kelompok.Kesan pertama yang terlihat pada suatu  kelompok pelaku utama  yang baik, adalah pengelolaan admnistrasi yang tertib dan benar. Sehingga kemampuan kelompok dalam melaksanakan administrasi dengan baik perlu dibina terus sampai mereka terbiasa melakukannya.
Buku administrasi merupakan hal yang sangat penting pada suatu kelompok. Melalui pembukuan administrasi yang bagus maka akan menunjang jalannya organisasi kelompok tani, mendorong kelompok menjadi transparan dan jelas. Maksud dari transparan adalah smua fihak yang terkait dengan kelompok baik itu dinas maupun anggota beserta masyarakat pada umumnya dapat melihat kondisi nyata kelompok dalam perkembangannya mulai berdiri hingga sekarang.  Jelas dimaksudkan bahwa kelompok benar-benar memiliki tujuan dan perencanaan sehingga jelas arah yang akan dituju yaitu mensejahterakan anggota
Kegunaan administrasi kelompok antara lain adalah: (a) Sebagai alat kontrol; (b) Sebagai alat dokumentasi; (c) Sebagai alat/bahan pengambilan keputusan; (d) Sebagai alat monitirong/evaluasi kelompok; (e) Sebagai alat memupuk kepercayaan anggota; (f) Sebagai alat ukur keberadaan kegiatan kelompok; dan (g) Sebagai alat ukur pengembangan kelas kelompok. Beberapa jenis buku administrasi yang sebaiknya dimiliki oleh kelompok, yakni:
1.1.  Buku Data Anggota Kelompok
Buku Data Anggota Kelompok adalah buku yang berisi tentang semua informasi mengenai anggota kelompok, termasuk mata pencaharian utamanya serta kepemilihan sarana prasarana dan/atau lahan usahanya.
Manfaat Buku Data Anggota Kelompok antara lain adalah: (1) menggambarkan potensi sumberdaya di dalam kelompok; dan (2) memudahkan tim pembina dan pihak lain dalam mempelajari potensi sumber daya manusia kelompok.
Contoh Format Buku Data Anggota Kelompok:
NO
NAMA ANGGOTA
ALAMAT
(NO HP/TELP)
JABATAN DALAM KELOMPOK
TINGKAT PENDIDIKAN
USIA (TAHUN)
USAHA POKOK
USAHA SAMPINGAN
KEPEMILIKAN ALAT TANGKAP IKAN
KET.
JENIS
BANYAKNYA (BUAH)




































1.2.  Buku Tamu Kelompok
Buku Data TamuKelompok adalah buku yang berisi tentang data-data tamu yang mengunjungi kelompok, baik sifatnya formal, non formal maupun informal.
Manfaat Buku Tamu Kelompok, antara lain adalah: (1) mengetahui siapa, darimana dan tujuan apa dan kapan tamu yang mengunjungi kelompok;  (2) membenahi dan mengoreksi kekurangan kelompok dari saran dan kesan yang ditulis tamu guna kemajuan kelompok; dan (3) mempermudah pencarian kontak person kepada tamu kelompok, jika dikemudian hari ternyata diperlukan.
Contoh Format Buku Tamu Kelompok:
NO
NAMA DAN NO.HP
JABATAN/INSTANSI
TANGGAL
TUJUAN/KEPERLUAN
KESAN
PESAN
TANDA TANGAN
DATANG
PERGI

























1.3.  Buku Rencana Kegiatan Kelompok
Buku RencanaKegiatanKelompok adalah buku yang berisi tentang:
(1) Apa yang akan dilakukan atau apa yang hendak dilakukan?
(2) Bagaimana melaksanakannya atau apa yang harus dikerjakan?
(3) Kapan melaksanakannya?
(4) Siapa anggota kelompok yang akan melakukannya?
(5) Berapa besar usaha yang akan dilakukan?
Manfaat Buku Rencana Kegiatan Kelompok, antara lain adalah:
(1) Dipakai sebagai alat koordinasi;
(2) Dapat memberikan “kepastian” mengenai masa depan atau membatasi “ketidakpastian”;
(3) Tersedianya alat ukur terhadap prestasi  yang akan dicapai dan alat pengendalian (control) jalannya kegiatan kelompok;
(4) Peningkatan produktifitas (efektifitas dan efisiensi) karena memfokuskan pada sasaran;            
(5) Terbentuknya kerja sama, dukungan dan peran serta anggota kelompok.
Contoh Format Buku Rencana Kegiatan Kelompok:
NO
URAIAN
VOLUME/FREKUENSI
WAKTU PELAKSANAAN
TEMPAT PELAKSANAAN
KETERANGAN




















1.4.  Buku Pola Tebar/Produksi Kelompok
Buku Pola Tebar/ProduksiKelompok adalah buku yang berisi tentang data-data waktu penebaran benih/induk dan estimasi panennya dalam periode waktu tertentu. Manfaat Buku Pola Tebar/ProduksiKelompok adalah untuk mengetahui polausahakelompokdanperkiraanpanen/produksi/penjualan.
Contoh Format Buku Pola Tebar/Produksi Kelompok:
TAHUN: ..................


NO
NAMA ANGGOTA KELOMPOK
PENEBARAN BULAN
PERKIRAAN PRODUKSI
JAN
FEB
MAR
APR
MEI
JUN
JUL
AGU
SEP
OKT
NOP
DES
TANGGAL
BANYAKNYA








































1.5.  Buku Agenda Surat Kelompok
Buku Agenda Surat Kelompok adalah buku yang berisi tentang datasurat-surat yang masuk atau surat-surat yang dikeluarkan oleh kelompok dalam periode waktu tertentu. Manfaat Buku Agenda SuratKelompok adalah: (1)untuk mengetahui arus surat masuk dan keluar; (2) mempermudah pengarsipan dan penelusuran tindak lanjut surat.
Contoh Format Buku Agenda Surat Kelompok:



NO
NOMOR SURAT
TANGGAL SURAT
PENGIRIM/ TUJUAN SURAT
TANGGAL SURAT MASUK/KELUAR
PERIHAL
DISPOSISI/
TINDAK LANJUT/ KETERANGAN
SURAT MASUK
SURAT KELUAR


























1.6.  Buku Inventaris Barang/Alat Kelompok
Buku Inventaris Barang/Alat Kelompok adalah buku yang berisi tentang data-data barang/alat yang menjadi inventaris kelompok dan/atau barang yang dibeli bersama oleh anggota kelompok. Manfaat Inventaris Barang/AlatKelompok adalah:(1) untuk mendata barang/alat yang dimiliki oleh kelompok; (2) memudahkan pengelolaan barang/alat yang dimiliki kelompok; dan (3) memudahkan penelusuran kepemilikan barang/alat yang ada dalam kelompok.
Contoh Format Buku Inventaris Barang/Alat Kelompok:
NO
JENIS BARANG
JUMLAH
(BUAH)
TANGGAL TERIMA
KONDISI BARANG
KETERANGAN
KODE NO.
DIBELI
HIBAH





























1.7.  Buku Daftar Hadir Pertemuan Kelompok
Buku Daftar Hadir Pertemuan Kelompok adalah nama dan tanda tangan anggota yang hadir pada rapat/pertemuan/kegiatan kelompok. Manfaat Daftar Hadir PertemuanKelompok adalah:(1) untuk mengetahui tingkatkeaktifan anggota dalam kegiatan-kegiatan kelompok; (2) sebagai data penguat keputusan yang diambil sewaktu rapat/pertemuan.
Contoh Format Buku Daftar Hadir Pertemuan Kelompok:
NO
TANGGAL
NAMA KEGIATAN
PESERTA RAPAT/PERTEMUAN/KEGIATAN
NAMA
JABATAN
ALAMAT/ NO.HP
TANDA TANGAN




















































































1.8.  Buku Notulen Rapat/Pertemuan Kelompok
Buku Notulen Rapat/Pertemuan Kelompok adalah buku catatan atas segala sesuatu yang terjadi dalam rapat/pertemuan kelompok; termasuk didalamnya kesimpulan/keputusan yang diambil pada saat kegiatan tersebut. Manfaat Notulen Rapat/PertemuanKelompok adalah:(1) Sebagai catatan pembahasan kegiatan rapat/pertemuankelompok baik yang telah dilaksanakan maupun rencana tindaklanjut; (2) memudahkan dalampembahasan masalah dan pemecahan masalah baik di lapangan maupun dalam kelompok.
Contoh Format Notulen Rapat/Pertemuan Kelompok:
NO
TANGGAL
NAMA KEGIATAN (RAPAT/PERTEMUAN)
NAMA PEMBICARA/ PEMBERI PENDAPAT
JABATAN/ JABATAN DALAM KELOMPOK
POKOK-POKOK MATERI/ USULAN/ PENDAPAT YANG DISAMPAIKAN
KESIMPULAN/ REKOMENDASI/ RENCANA TINDAK LANJUT



























1.9.  Buku Kas Kelompok
Buku Kas Kelompok adalah buku catatan transaksitunai dan transaksi bankdarikelompok. Manfaat Buku Kas Kelompok adalah: mendata keluar masuk dan saldo keadaan keuangan kelompok.
Contoh Format Buku Kas Kelompok:


NO
TANGGAL
URAIAN
BANYAKNYA (BUAH/KALI/KG)
HARGA PER SATUAN (RP.)
MASUK (RP.)
KELUAR (RP.)
SALDO





























1.10.   Buku Tabungan/Iuran Kelompok
Buku  Tabungan/Iuran Kelompokadalah catatan pemasukan kas kelompok yang berasal dari iuran wajib, iuran sukarela, tabungan wajib dan tabungan sukarela anggota masing-masing anggota kelompok. Manfaat Buku Tabungan/IuranKelompok adalah:(1) mendata keluar masuk dan saldo keadaan keuangan kelompok; (2) mengetahui jumlah iuran dan tabungan setiap bulan dan setiap tahunnya; dan (3)memudahkan pelacakan status iuran dan tabungan anggota kelompok .
Contoh Format Buku Tabungan/Iuran Kelompok:
BULAN: ..................
NO
NAMA ANGGOTA KELOMPOK
TABUNGAN
IURAN BULANAN
IURAN …………………….
TANGGAL
BANYAKNYA (Rp.)
TANGGAL
BANYAKNYA (Rp.)
TANGGAL
BANYAKNYA (Rp.)




























1.11.   Buku Pinjaman Anggota Kelompok
Buku  Pinjaman Anggota Kelompokadalah catatan terhadap semua informasi pinjaman yang diberikan pada anggota, secara individu (termasuk masalah pinjaman, tujuan pinjaman, jadwal pengembalian bunga, pengembalian pinjaman, hutang yang belum lunas dan melampaui batas waktunya. Manfaat Buku Pinjaman AnggotaKelompok adalah menginventarisir besaranpinjaman anggota kelompok serta pengembalian pinjaman anggota kelompok.
Contoh Format Buku Pinjaman Anggota Kelompok:
TAHUN: ..................
NO.
HARI/
TANGGAL
NAMA
BESAR PINJAMAN (Rp.)
JANGKA WAKTU
(BULAN)
PEMBAYARAN (Rp.)
JAN
FEB
MRT
APR
MEI
JUN
JUL
AGT
SEP
OKT
NOV
DES





























SUMBER :
http://infopenyuluhan.blogspot.com/2016/03/buku-administrasi-kelompok.html
https://debbyeka.blogspot.com/2015/09/contoh-buku-administrasi-kelompok-tani.html

Selasa, 11 Agustus 2020

TUJUAN, PRINSIP, FUNGSI DAN JENIS KOPERASI




PRINSIP – PRINSIP KOPERASI
Menurut Pasal 5 Undang Undang No.25 1992, Prinsip Koperasi adalah sebagai berikut :
  • Keanggotaan bersifat Sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan bersifat Demokratis
  • Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) secara adil, sebanding dengan besar jasa usaha setiap anggota
  • Pemberian Balas Jasa Terbatas pada modal
  • Kemandirian
  • Pendidikan dan Pelatihan Pengkoperasian
  • Kerjasama Antarkoperasi
  • Kepedulian terhadap masyarakat
Tujuan Koperasi
Seperti yang disebutkan pada pengertian koperasi di atas, tujuan pembentukan koperasi adalah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Selengkapnya, berikut ini adalah beberapa tujuan koperasi tersebut:
  • Untuk meningkatkan taraf hidup anggota koperasi dan masyarakat di sekitarnya.
  • Untuk membantu kehidupan para anggota koperasi dalam hal ekonomi.
  • Membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
  • Koperasi berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional.
·         Koperasi tetap memiliki tujuan dimana tujuan tersebut dititik beratkan pada kepentingan para anggota dan bukan menimbun kekayaan sendiri. Berikut ini adalah tujuan koperasi, bukan hanya untuk anggota melainkan juga untuk para konsumennya atau pelanggan.
1. Bagi produsen, ada keinginan untuk menawarkan barang dengan harga yang cukup tinggi.
2. Bagi konsumen, ada keinginan untuk memperoleh barang baik dengan harga yang lebih rendah
3. Sedangkan bagi usaha kecil, ada keinginan untuk mendapatkan modal usaha yang ringan dan mengadakan usaha bersama.
Berdasakan Pasal 4 UU No. 25 Tahun 1992, terdapat tujan yang harus tercapai dalam kegiatan koperasi yakni sebagai berikut :
  1. Membangun dan mengembangkan potensi yang dimiliki dalam ekonomi anggotanya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  2. Berusaha menciptakan dan memajukan perekonomian nasional dalam rangka usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
  3. Memperkuat perekonomian rakyat dengan mengandalkan potensi rakyat yang dikembangan di koperasi.
  4. Berperan dalam meningkatkan taraf hidup manusia dan masyarakat.

Fungsi Koperasi

Mengacu pada Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 pasal 4, fungsi koperasi di Indonesia adalah sebagai berikut:
  • Membangun dan meningkatkan potensi ekonomi para anggota dan juga masyarakat secara umum, sehingga kesejahteraan sosial dapat terwujud.
  • Koperasi memiliki peran aktif dalam meningkatkan kualitas hidup anggotanya dan juga masyarakat.
  • Memperkuat perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan ekonomi nasional dimana koperasi menjadi pondasinya.
  • Mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang lebih baik melalui usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
  • Berperan aktif dalam rangka untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas kehidupan setiap anggota koperasi dan masyarakat
  • Mengembangkan kemampuan, potensi dan meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi anggota koperasi khususnya dan masyarakat pada umumnya
  • Berusaha mengembangkan dan mewujudkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan

Sedangkan dalam sistem ekonomi Indonesia fungsi koperasi adalah sebagai berikut:
  1. Koperasi adalah alat yang berguna untuk mensejahterakan rakyat
  2. sebagai alat demokrasi nasional
  3. sebagai landasan dasar perkonomian bangsa dan memperkokoh perekonomian bangsa Indonesia.

Modal koperasi

Dalam manjalankan badan usaha makan membutuhkan dana awal atau modal untuk memulai usaha tersebut. nah, pada kali ini kita akan mengetahui dari manakah modal koperasi berasal.
Modal koperasi berasal dari dalam anggota ataupun luar anggota, dan modal tersebut dibagi kedalam tiga jenis yaitu :
1. Modal pribadi: dana yang dikeluarkan dari uang pribadi anggota atau kegiatan dari koperasi itu sendiri berdasarkan ketentuan koperasi. Modal pribadi meliputi sebagai berikut :
a. Simpanan pokok
Uang yang harus dibayarkan oleh anggota saat masuk menjadi anggota koperasi. Jumlah yang harus dibayarkan sama dengan anggota lain dan simpanan pokok tidak bisa ditarik kembali selama anggota koperasi masih menjadi anggota tetap.
b. Simpanan wajib
Uang yang wajib dibayarkan dalam jangka waktu tertetu oleh anggota koperasi. Simpanan ini berbeda dengan simpanan pokok yang dalam pembayarannya setiap anggota jumlahnya sama, akan tetapi simpanan wajib setiap anggota berbeda tergantung aturan yang berlaku. Dan tidak bisa ditarik kembali jika anggota koperasi masih menjadi anggota .
c. Hibah 
Uang yang masuk berasal dari sumbangan pihak tertentu untuk dana pengembangan koperasi. Dana hibah tidak bisa dibagikan kepada setiap anggota selama koperasi belum dibubarkan.
d. Dana cadangan
Uang yang berasal dari penyisihan SHU ( Sisa Hasil Usaha ).  Dana tersebut disisihkan untuk mengumpulkan modal dan bisa digunakan untuk mengganti kerugian koperasi.
2. Modal Pinjaman: dana yang diperoleh dari pinjaman baik dari anggotanya, bank, koperasi lain, dan lembaga keuangan lainnya. Dan dalam pengembaliannya dapat berasal dari SHU.
3. Modal Penyertaan: dana yang didapat dari usaha investasi atau penanaman modal kepada pihak luar yang buka anggotanya. Misalnya perusahaan swasta, pemerintah dan perorangan.

Perangkat organisasi koperasi

Struktur organisasi sangat penting dalam sebuah organisasi untuk mencapai cita-citanya. Begitu pula dengan koperasi yang sangat penting untuk memiliki struktur organisasi. Perangkat organisasi dari koperasi adalah :
1. Rapat anggota 
Dengan adanya rapat anggota akan menghasilkan banyak hal yang harus ditentukan :
a. Anggaran dasar
b. Kebijakan umum dalam bidang organisasi dan manajemen usaha koperasi.
c. Melakukan perencanaan dan melaporkan seluruh kegiatan koperasi.
d. Menggabungkan, meleburkan, dan membubarkan koperasi.
e. Pembagian SHU
f. Memilih, mengangkat, dan memberhentikan pengawas dan pengurus.
2. Pengurus
Dalam mengadakan rapat anggota akan menghasilkan keputusan untuk memilih pengurus koperasi tersebut yang bertugas sebagai berikut :
a. Bertanggung jawab mengenai koperasi dan usahanya.
b. Memelihara daftar anggota pengurus.
c. Bertanggung jawab mengenai laporan keuangan dan kinerja koperasi.
d. Menyelenggarakan rapat anggota.
e. Mengajukan rencana kerja, belanja koperasi dan anggran pendapatan.
3. Pengawas 
Dalam rapat anggota bukan hanya menghasilkan pengurus koperasi akan tetapi juga memilih pengawas yang bertugas sebagai berikut :
a. Membuat laporan tertulis mengenai hasil pengamatan dan pengawasan.
b. Mengawasi pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi.

Jenis koperasi

Koperasi dibebedakan menjadi beberapa jenis antara lain :
1. Jumlah lapangan usaha
a. Koperasi mempunyai beberapa unit usaha ( multi purpose )
Contohnya KUD ( Koperasi Unit Desa ) merupakan koperasi yang menyediakan beberapa barang dan jasa untuk kebutuhan masyarakat.
b. Koperasi dengan satu unit usaha ( single purpose )
Contohnya koperasi simpan pinjam merupakan koperasi yang menyediakan jasa simpan dan pinjam uang.
2. Fungsinya
a. Koperasi produksi merupakan koperasi yang menjual barang yang merupakan hasil produksi dari anggotanya. Dengan kata lain anggota koperasi menjadi produsen dari barang yang dijual oleh koperasi. Koperasi ini berperan dalam menjual dan menyalurkan barang hasil produksi anggotanya. 
b. Koperasi konsumsi merupakan koperasi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup anggotanya . berbagai barang yang dijual oleh koperasi ini harganya harus lebih murah dari tempat lain agar anggotanya sejahtera.
c. Koperasi jasa merupakan koperasi yang memberikan jasa untuk melayani anggotanya dan masyarakat sekitar.
Contohnya  koperasi simpan pinjam yang menyediakan jasa penyimpanan dan peminjaman uang dengan bunga yang rendah.
3. Tingkat dan luas daerah kegiatannya
a. Koperasi pusat  adalah koperasi yang terdiri dari gabungan 5 koperasi primer.
b. Koperasi primer adalah koperasi yang berdiri sendiri dan mempunyai anggota 20 orang.
c. Koperasi sekunder adalah koperasi yang terdiri dari gabungan beberapa badan koperasi. Koperasi ini mempunyai jangkauan kegiatan yang luas dibandingkan koperasi primer.
d. Koperasi gabungan adalah koperasi yang terdiri dari 3 koperasi pusat dengan anggota 15 badan koperasi primer.
e. Koperasi induk adalah koperasi yang terdiri dari 3 koperasi gabungan dengan anggota 45 koperasi primer atau 9 koperasi pusat.

Senin, 10 Agustus 2020

BUDIDAYA IKAN DALAM KARAMBA




Budidaya ikan adalah salah satu cara untuk mengembangbiakkan baik di kolam sawah sebagai mina padi maupun dengan keramba yang belum dikembangkan di semua daerah.
Budidaya ikan dalam keramba ini, timbul karena suatu kebetulan, yang semula dilakukan oleh pedagang ikan hidup di daerah Bandung untuk menampung ikan dagangannya yang belurn laku dijual. Ikan-ikan tersebut disimpan di dalam keramba dekat rumah mereka.

Akan tetapi ikan-ikan, tersebut , tetap hidup dan bahkan bertambah besar, sehingga hal ini menimbulkan niat para pedagang untuk membudidayakan ikan dalam keramba. Budidaya ikan dalam keramba ini juga dianjurkan untuk menunjang kegiatan usaha perbaikan gizi keluarga. khususnya untuk daerah-daerah yang dekat dengan perairan untuk (sungai, danau dan rawa -rawa).
Budidaya ikan dalam keramba sangat berperan dalam membantu melestarikan sumber air ini di perairan umum, karena penangkapan yang dilakukan secara terus menerus akan mengganggu kelestarian di perairan tersebut. Penangkapan ikan pada umumnya dilakukan tanpa memperhatikan ukuran ikan. Dengan adanya sistim budidaya ikan dalam keramba, maka diharapkan anak-anak ikan yang ikut tertangkap akan dibudidayakan, sehingga akan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi dibandingkan bila ditangkap waktu masih kecil. Secara garis besar, peranan budidaya ikan dalam keramba adalah :
  • Mendukung usaha peningkatan pembinaan sumber hayati di perairan umum.
  • Meningkatkan produksi ikan yang bernilai ekonomi tinggi serta memenuhi kebutuhan konsumsi ikan secara terus menerus.
  • Meningkatkan pendapatan Para petani ikan serta kesejahteraan petani ikan sepanjang tahun.
  • Menghindari adanya masa paceklik bagi para nelayan dimana pada musim barat para nelayan tidak dapat menangkap ikan.
  • Memperluas lapangan kerja bagi nelayan dan masyarakat secara umum.  


Pemasangan Keramba

Bentuk keramba hanya dibedakan menjadi dua macam yaitu berbentuk empat persegi dan bundar panjang. Keramba berbentuk empat persegi maupun kotak, sebagai bahan pada umumnya dibuat dari bambu maupun papan. Bentuk bundar panjang, yaitu keramba menyerupai bubu pada umumnya dibuat dari bilah bambu.
Cara pemasangan atau penempatan keramba, secara umum , dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:
1) Keramba terendam secara keseluruhan. Pemasangannya direndam dalam air kurang lebih 20 Cm di bawah permukaan air. Keramba ini sesuai untuk perairan yang sempit dan tidak begitu dalam. Mempunyai tiga sisi, dua sisi melintang arus dan satu sisi sejajar arus.
2) Keramba terendam sebagian, kurang lebih 10 Cm berada di atas permukaan air. Mempunyai enam sisi, di mana terdiri dari empat sisi, dimana terdiri dari empat sisi memanjang dan dua sisi melintang, jenis keramba ini cocok untuk dipasang di perairan yang dalam dan luas seperti di sungai, danau, waduk dan rawa.
3) Keramba pagar berbentuk pagar keliling yang langsung ditancapkan ke dasar air. Keramba ini harus selalu digenangi air, baik pada waktu air pasang maupun air surut. Pada umumnya dikembangkan oleh penduduk yang tinggal di rumah terapung.
Jenis Ikan
Ada beberapa jenis ikan yang cukup potensial untuk dikembangkan dengan sistem budidaya keramba, diantaranya adalah:
  • ikan karper (Chprinus carpio L.). Jenis ikan ini sangat cocok untuk dikembangkan di daerah yang mempunyai ketinggian antara 150-600 meter di atas permukaan laut, dengan pH perairan antara 7-8, suhu maksimal untuk kehidupannya antara 20-25°C.
  • Kepadatan penebaran sebaiknya antara 30-50 ekor/M3 dengan ukuran ikan 50-80 gram/ekor: Dalam pemeliharaan selama 3-4 bulan, berat Wan bisa mencapai 300-500. gram/ekor, dengan catatan bahwa ikan tersebut juga diberikan makanan tambahan.
  • Ikan tawes (Punctius javanicus Blkr). Jenis ikan ini tumbuh dengan balk pada ketinggian antar 25-3°C. Padat penebaran ikan seberat 20 gram/ekor adalah, 190-125 ekor/M. Pada pemeliharaan selama 3-4 bulan dengan diberikan makanan tambahan dedak halus, beratnya bisa mencapai 300-500 ekor/M3 dengan benih ikan seberat 20 gram/ekor pada pemeliharaan 3-4 bulan, dengan diberikan dedak halus atau ampas tahu, beratnya bisa mencapai 200 300 gram/ekor.
  • Ikan mujair (Tilapia masambica). Jenis ikan, ini cocok dibudidayakan di daerah yang mempunyai ketinggian antara 0-1.000 meter di atas permukaan taut, dengan suhu maksimum antara 25-30°C. Padat penebaran dapat mencapai 500 ekor/M3 dengan benih ikan seberat 20 gram/ekor pada pemeliharaan 3-4 bulan, dengan diberikan dedak halus atau ampas tahu, beratnya bisa mencapai 200 -300 gram/ekor.
  • Ikan sepat siem (Trichogaster pectoralis egen). Ikan ini dapat hidup di dataran yang mempunyai ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, dengan pH air antara 7 – 8 dan suhu maksimum antara 25 -35°C. padat penebaran ikan antara 25 – 35 ekor/M3 dengan ukuran panjang 9 Cm.
  • Ikan toman (Ophiocephalus micropeltres). ikan ini banyak dikembangkan di daerah Kalimantan. Termasuk lamban pertumbuhannya. Pada penebaran benih ikan dengan berat 300 gram/ekor adalah, antara .15-20, ekor/M3. Pada pemeliharaan selama 8 bulan ikan sudah dapat dipanen.
  • lkan gabus (Ophiocephalus striatus Blkr). Ada dua macam yaitu yang cepat tumbuh dan lambat tumbuh. Ikan gabus yang cepat tumbuh mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : warna sisik punggung abu-abu muda, bagian dada berwarna putih keperak-perakan. Ikan gabus hidup di air tawar dengan pH antara 4,5 – 6. Pada penebaran ikan gabus dengan berat 100 gram/ekor adalah antara 50-60 ekor/M3. Dalam pemeliharaan selama 3 – 5 bulan berat ikan bisa mencapai 500 gram/ekor. .
  • Ikan betok (Anabes testudineus block). to ini sangat tahan terhadap kekurangan oksigen dan juga air, Bahkan ikan ini dapat hidup dalam lumpur yang mengandung air antar 1 – 2 bulan. Pada keramba ukuran 2 x 2 x 2 M2 dapat ditebarkan benih sebanyak 800 ekor dengan berat 20 gram /ekor. Dalam waktu 6 bulan berat ikan dapat mencapai 400 gram/ekor.
  • Ikan gurami (Osphronemus gouramy L.). Hidup di air tawar. Daerah yang paling cocok adalah dengan ketinggian 50 – 400 meter di atas permukaan laut, dengan suhu maksimum antara 40 – 60 ekor /M3. Dalam membudidayakan ikan ini perlu diberikan makanan tambahan selanq waktu 2 hari sekali dengan jumlah 15 – 20 % dari berat ikan total. Dalam waktu 3 -4 bulan, ikan ini sudah dapat dipanen.
Selain jenis-jenis ikan tersebut di atas, masih banyak lagi jenis ikan lokal lain yang dapat dikembangkan dengan sistem keramba.
Bila hendak mengembangkan ikan dalam keramba, kita tinggal menyesuaikan jenis ikan yang cocok untuk tempat tinggal kita masing – masing.

Kamis, 06 Agustus 2020

MORFOLOGI Ikan Nila (Tilapic Nilotica L.)




Sistematika
:

Ordo
:
Percomoprhi
Famili
:
Cichlidae
Genus
:
Tilapia
Spesies
:
Tilapia Nilotoca
Nama Indonesia
:
Nila

Nila merupakan ikan konsumsi yang hidup di air tawar dan diintroduksi ke Indonesia dari Afrika tahun 1969. Ikan ini secara domestik berasal dari sungai Nil sehingga disebut ikan nile. Nama ilmiahnya adalah Oreochromis niloticus dan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Nile tilapia.
Secara alami, ikan nila ditemukan mulai dari Syria di utara hingga Afrika Timur sampai ke Kongo dan Liberia, yaitu di Sungai Nil (Mesir), Danau Tanganyika, Chad, Nigeria, dan Kenya. Ikan nila disukai oleh kalangan pembudidaya karena mudah dipelihara, rasanya enak, dagingnya tebal, serta tidak ada duri kecil dalam dagingnya sehingga mempunyai pangsa pasar yang cukup tinggi. Jika ikan nila dibudidayakan di tambak, dagingnya akan lebih kenyal, tekstur lebih padat dan rasany lebih gurih, serta tidak berbau lumpur. Oleh karena itu, ikan nila banyak digunakan sebagai bahan baku dalam industri fillet dan bentuk-bentuk olahan lainnya.
Ciri-ciri mofrgologis
Badan agak memanjang dan pipih kesamping. Pada bagian dan sirip ekor terdapat garis-garis vertical, demikian juga pada sirip punggung dan sirip  anus. Garis rusuk (L.l) terputus menjadi dua bagian . Mata agak besar dan menonjol ke luar dengan bagian pinggir bewarna putih. Warna badan hijau kecoklatan dengan sedikit biru keunguan. Bagian ujung sirip ekor bewarna kemerah-merahan. Sirip ekor berpinggiran tegak.
Sifat-sifat biologis
Musim pemijahan ikan nila adalah epanjang tahun. Dapa hidup dan berkembang biak di lingkungan perairan tawar maupun payau. Cara pemijahan nya sama dengan ikan mujair. Ikan nila termasuk omnivora. Jenis makanannya terdiri dari daun tumbuh-tumbuhan yang halus dan lunak seperti, daun ubi jalar (Ipomoea batatas), daun petai cina (Leucaena glauca), nabati dan hewani serta sisa-sisa bahan organic yang membusuk.
Pertumbuhan lebih cepat dibandingkan dengan ikan mujair. Termasuk golongan ikan “mouth breeder”, yaitu engerami telur dan mengasuh anaknya yang baru menetas dalam mulut. Berdasarka sifatnya ini nama ilmiahyang terharu untuk ikan nila ialah “sarotheradon niloticus”.
Ikan nila termasuk ikan introduksi baru yang aslinya berasal dari benua afrika. Di datanagkan ke Indonesia pada tahun 1969 dari negara Taiwan.
Pemeliharaan Induk.
Pemeliharaan induk secara khusus belum dilakukan. Biasanya pemeliharaan dilakukan secara kombinasi dengan ikan-ikan lainya. Misalnya ikan Mas 30%, Ikan Nila 50%, dan ikan tawes 20%. Tentunya pemeliharaan induk akan lebih baik lagi bila pemeliharaanya dilakukan secara terpisah. Monokultur ikan jantan akan menghasilkan pertumbuhan yang lebih cepat dibandinkan dengan ikan betina. Sistem ini biasa disebut “Monosex Culture”.
Untuk meningkatkan kesuburan, kolam biasa dipupuk dengan pupuk kandang atau pupuk buatan, sehingga akan merangsang pertumbuha plankton nabati dan plankton hewani.
Kedalaman air dipertahankan 50 cm.
Bila jumlah ikan alami semakin berkurang, biasa diberi makannan tambahan berupa pellet yang berkadar protein 20-30% sebanyak 2-3% dari berat tubuh per hari, yakni pagi dan sore.
Pemijahan
Dalam pemijahan ikan Nila tidak diperlukan manipulasi lingkungan yang khusus, karena mudah memijah sendiri. Ikan Nila matang kelamin pada kisaran umur 4-5 bula, dengan berat sekitar 120-180 gram/ekor.
Seleksi induk dilakukan dengan memilih induk jantan dan berina yang baik. Induk jantan dicirikan dengan bagian perut yang lebih gelap dan ujung sirip-siripnya bewarna kemerah-merahan dengan lubang urogenital yang menonjol dan meruncing. Perut induk jantan bila dipijit kea rah anus akan mengeluarkan cairan bewarna putih susu.
Sedangkan induk betina becirikan dengan adanya dua lubang genital. Yang satu digunakan untuk pengeluaran telur dan yang ke dua untuk kencing.
Pemijahan ikan nila bila dilakukan dengan 3 cara yaitu :
  1. Pemijahan dalam satu kolam
  2. Pemijahan cara dua kolam
  3. Pemijahan cara kenya 
  4. Pemijahan dalam satu kolam
Kolam pemijahan merangkap sebagai kolam pendederan, sebagai persiapan kolam dkeringkan dan dipupuk dengan pupuk kandang dengan dosis 50-700 gram/m atau menggunakan pupuk buatan, banyaknya tergantung tingkat kesuburan kolam dipertahankan sebesar 50cm.
Padat penebaran induk betina yang digunakan berkisar anatar 1-2 ekor setiap 10-15 m. Perbandingan induk betina dengan jantan adala 2;1 atau 3:2. Pemijahan akan dimulai setelah induk jantan membuat sarang yang berupa lubang di dasar kolam. Telur-telur yang telah dibuahi akan dimabil oleh induk betina untuk dierami dalam mulutnya. Pemaenan anak ikan dilakukan dengan anco atau waring. Waring atau anco dipasang di kolam kemudian diberi berupa umpan berupa dedak halus yang diseduh dengan air panas, hingga menyurapai pasta.
Pemijahan cara dua kolam.
Kegiatan pemijahan dan pendederan harus lebih rendah dari pada kolam pemijahan, agar aliran air yang masuk dari kolam pemijahan cukup deras. Pada saluran pembuangan kolam pemijahan dipasang seringankasar agar induk ikan yang sedang dipijahkan tidak berpindah temapt kolam pendederan. Anak-anak ikan yang sudah tidak diasuh oleh induknya akan masuk bersama aliran air ke kolam pendederan yang relatif lebih subur.
Pemijahan sistem kenya
Sistem pemijahaan ini merupakan cara yang terbaru dan ternyata hasilnya lebih baik bila dibandingkan dengan cara-cara pemijahan sebelumnya.
Beberapa prinsip atau dasar dari pemijahan ikan nila sistem kenya adalah :
-          Pemisahan induk jantan dan betina
-          Memisahkan induk betina yang sedang memelihara anaknya dari gangguan induk jantan.
-  Pemisahan anak ikan dari induknya untuk mempermudah pemanenannya.
Induk betina bersifat mengerami telur dan mengasuh anaknya yang baru menetas dalam mulutnya, sebaliknya induk jantan suka memakan anak ikan yang masih kecil. Hal ini bisa mengurangi jumlah anak ikan yang masih kecil. Hal ini bisa mengurangi jumlah anak ikan. Berdasarkan sifat dan tingkah laku tersebut, maka dirancang kolam pemijahan seperti Gambar di bawah.

Ikan nila dan mujair merupakan sumber protein hewani murah bagi konsumsi manusia. Karena budidayanya mudah, harga jualnya juga rendah. Budidaya dilakukan di kolam-kolam atau tangki pembesaran. Pada budidaya intensif, nila dan mujair tidak dianjurkan dicampur dengan ikan lain karena memiliki perilaku agresif.
Nilai kurang bagi ikan ini sebagai bahan konsumsi adalah kandungan asam lemak omega-6 yang tinggi sementara asam lemak omega-3 yang rendah. Komposisi ini kurang baik bagi mereka yang memiliki penyakit yang berkait dengan peredaran darah
kan nila dilaporkan sebagai pemakan segala (omnivora), pemakan plankton, sampai pemakan aneka tumbuhan sehingga ikan ini diperkirakan dapat dimanfaatkan sebagai pengendali gulma air.
Ikan ini sangat peridi, mudah berbiak. Secara alami, ikan nila (dari perkataan Nile, Sungai Nil) ditemukan mulai dari Syria di utara hingga Afrika timur sampai ke Kongo dan Liberia; yaitu di Sungai Nil (Mesir), Danau Tanganyika, Chad, Nigeria, dan Kenya. Diyakini pula bahwa pemeliharaan ikan ini telah berlangsung semenjak peradaban Mesir purba.
Telur ikan nila berbentuk bulat berwarna kekuningan dengan diameter sekitar 2,8 mm. Sekali memijah, ikan nila betina dapat mengeluarkan telur sebanyak 300-1.500 butir, tergantung pada ukuran tubuhnya. Ikan nila mempunyai kebiasaan yang unik setelah memijah, induk betinanya mengulum telur-telur yang telah dibuahi di dalam rongga mulutnya. Perilaku ini disebut mouth breeder (pengeram telur dalam mulut).
Karena mudahnya dipelihara dan dibiakkan, ikan ini segera diternakkan di banyak negara sebagai ikan konsumsi, termasuk di pelbagai daerah di Indonesia. Akan tetapi mengingat rasa dagingnya yang tidak istimewa, ikan nila juga tidak pernah mencapai harga yang tinggi. Di samping dijual dalam keadaan segar, daging ikan nila sering pula dijadikan filet.
Ikan ini menjadi hama di seluruh sungai-sungai dan danau di Indonesia ketika di tebar ke dalam sungai dan danau karena ikan ini memakan banyak tumbuhan air dan menggantikian posisi ikan pribumi indonesia, akan tetapi ikan nila masih tetap ditebar oleh pemerintah di sungai-sungai dan danau Indonesia tanpa memperhatikan dampaknya.